Senin, 20 April 2009

Jaket Merokok

wah......... keren juga yach model nya!!!!!!

Tapi apakah ini??????????????????????????


????????!!!!!!!!!??????????!!!!!!!!!!!?????????

>>>>>>>>>> jaket buad merokok?????

mank ada ??????????????

teknologi sekarang makin lama makin berkembang. sekarang diciptakan jaket khusus untuk para perokok. kini berlegalah untuk para perokok untuk merokok diluar sambil mengenakan jaket ini.

   Tapi btw yang lega sapa ya??????????? kayaknya bukan masyarakat Indonesia dech. sebab belum ada jaket merokok di Indonesia. Kaciaaaaaaaaan dech,,,,

   Tao nggak klu sejak 1 Januari 2008, pemerintah Perancis memang mengeluarkan larangan keras merokok di tempat-tempat umum seperti cafe, restoran, dan klub malam. Kemudian pemilik sebuah cafe di Perancis memiliki strategi jitu bagi pelanggan cafenya yang ingin merokok. Sejak larangan merokok di tempat-tempat hiburan dilarang pemerintah, pemilik cafe ini pun menyewakan jaket khusus bagi perokok. Bagi mereka yang melanggar, Dewan Anti Tembakau Perancis akan memberikan denda 68-450 euro atau sekira Rp1-6 juta, sedangkan pemilik usaha juga terancam denda hingga Rp11 juta.

Tertawalah Sebelum Tertawa Itu Dilarang Keras....

Pernahkah anda tertawa selebar ini????

hati - hati karena dapat menyebabkan gigi rontok satu persatu.

Ingad... Jangan mempermainkan Bibir anda...!!!

Free Download MP3, Video, Games, Software,,


Hari gini masih minta yang gratis ajah. beli dunk,,,,,,,

jangan beli bajakannya juga. gak modal banged, hahahaha....

peace,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Diabetes Mellitus??????????



Diabetes mellitus may be categorised into several types but the two major types are type 1 (insulin-dependent diabetes mellitus; IDDM) and type 2 (non-insulin-dependent diabetes mellitus; NIDDM). The term juvenile-onset diabetes has sometimes been used for type 1 and maturity-onset diabetes for type 2. Malnutrition-related diabetes is no longer considered a separate entity (see Effects of Cassava, under Adverse Effects of Starch.
  Type 1 diabetes mellitus is present in patients who have little or no endogenous insulin secretory capacity and who therefore require exogenous insulin therapy for survival. This form of the disease has an auto-immune basis in most cases, and usually develops before adulthood. The associated hypoinsulinaemia and hyperglucagonaemia put such patients at risk of ketosis and ketoacidosis. 
  In type 2 diabetes mellitus the disease typically develops in later life. Insulin secretion may appear normal or even excessive (and type 2 patients are thus less prone to ketosis) but it is insufficient to compensate for insulin resistance. Obesity is present in the majority of type 2 patients; non-obese patients tend to have low insulin secretory capacity (although not as low as in type 1 diabetes) rather than appreciable insulin resistance. It is closely associated with cardiovascular disease, and the 2 may arise from a common antecedent described as the metabolic syndrome. 

Jenis Kulit Wajah

wow kulit kita mengalami penuaan dini???

takuuuuuuuuuuuuuuuuut,,,,,,

jangan lupa sering - sering membersihkan wajah ya! biar gak jerawatan kayak yang punya blog ini. gak pa2 jerawatan asalkan masih kelihatan cantik. heeee,,,,,,,,,,,,

Kulit dapat digolongkan dalam 3 macam jenis yang pokok sebagai berikut.
a. Kulit Berminyak
Pada kulit berminyak kelenjar lemak bekerja berlebihan sehingga kulit kelihatan mengkilat, tebal, tonus kuat, pori-pori besar serta mudah sekali mendapat gangguan berupa jerawat (komedo, akne, dan sejenisnya).
b. Kulit Kering
Pada kulit kering, kelenjar lemak bekerja kurang aktif. Kulit kelihatan kusam, tipis, bersisik, halus, lebih cepat timbul keriput. Lobang poriMerawat pori tidak kelihatan, mudah mendapat gangguan pelebaran pembuluh darah rambut.
c. Kulit Normal
Kulit tidak berminyak dan tidak kering, sehingga kelihatan segar dan bagus, lobang pori-pori hampir tidak kelihatan. Pengeluaran kotoran dan penyerapan zat-zat yang berguna melalui kulit serta peredaran darah berjalan dengan baik, maka jarang sekali mendapat gangguan jerawat maupun timbulnya cacat-cacat pada kulit muka dan tonusnya baik.
d. Kulit Campuran
Kulit jenis campuran, yakni bagian tengah muka (sekitar hidung, dagu, dan dahi) kadang-kadang berminyak atau normal. Sedangkan bagian lain normal atau kering. Dapat terjadi pada semua umur, tetapi lebih sering terdapat pada usia 35 tahun ke atas.

Mitha,, Mitha,, The Rock Aku Banged,,,



 Rock Indonesia.


Mita the Rock Abeezzz......

sapa sech yang gak kenal ma mita? dia adalah salah satu personil dari The Rock Indonesia. Secara aku sangad mengaguminya (aku bukan lesbi lho, aku udah punya cowox, yeeee,),,,, Secara penampilannya yank sangad cool abez ampe bisa bikin cewx klepek - klepek abez. itu baru cewex, gimana ma yang cowox???? dibikin klepek - klepek abez gak ama mitha????

     Dulunya mita membentuk suatu band namanya V-mail band. Tapi kurang ngetop, kurang promosi kali ya? terimakasi ma om Ahmad Dhani (kmaren aq abiz mimpi jadi ibunya Al, El, Dul, n sebagai istrinya Ahmad Dhani lho. heee..) yang bisa bikin Mitha setenar ini.

     Aku sangad berharap jangan ada perubahan dalam the rock indonesia. karena I like that...

Radang Mata (Uveitis)


 Uveitis bisa diartikan peradangan yang menyerang mata. Lebih tepatnya peradangan yang menyerang bagian uvea (Iris, badan silier, koroid). Penyakit ini bisa dikatakan epidemiologi karena menyerang setidaknya 15 orang dari 100.000 penduduk. Dari sekian banyak itu, sebesar 75 persen adalah uveitis anterior dan 50 persen berhubungan dengan penyakit sistemik. Uveitis anterior merupakan radang iris dan badan siliar bagian depan atau pars plikata. Berdasarkan reaksi radang, uveitis anterior dibedakan tipe granulomatosa dan non granu-lomatosa. Penyebab uveitis anterior dapat bersifat eksogen dan endogen. Penyebab uveitis anterior meliputi: infeksi dan proses autoimun. Sedangkan uveitis yang berhubungan dengan penyakit sistemik disebabkan karena penderita terkena penyakit Penyakit sistemik yang berhubungan dengan uveitis anterior meliputi: spondilitis ankilosa, sindroma reiter, artritis psoriatika ,penyakit crohn, kolitis ulserativa.
Jika penderita sering mengalami Mata merah,penglihatan kabur, kemeng / sakit,silau dan nrocos bisa jadi si penderita itu menderita penyakit uveitis. Gejala tersebut hanya merupakan bagian awal dari penyakit uveitis mata. Pada penderita yang sudah “parah” maka penderita tadi bisa mengalami penglihatan mata menjadi turun tajam, pembengkakan kornea (keratopati). 
     Jika penyakit ini menyerang penderita, maka akan lebih baik jika seorang penderita tersebut memeriksakan ke dokter spesialis mata yang terdekat, karena dengan kontrol mata maka akan ditangani secara lebih lanjut. Mengenai obat-obatan memang dianjurkan bagi penderita untuk mengkonsumsi corticosteroid dan obat untuk melebarkan pupil. Obat lainnya diberikan untuk mengatasi penyebabnya (misalnya anti-infeksi diberikan untuk membasmi bakteri atau parasit).